Join sekarang Juga

Banyak promo hadiah tanpa di undi

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 September 2020

11 Tanaman Penjernih Udara Cocok Ditaruh di Kamar, Tidur Jadi Nyenyak!

Oksigen yang dihasilkan tanaman bisa membuat tidurmu pulas

Kamar tidur menjadi ruangan yang paling lama ditinggali ketika sedang berada di rumah, jadi kenyamanan ruangan ini sangat perlu diperhatikan. Memberikan tanaman indoor dalam kamar tidur bisa menjadi salah satu cara untuk memberikan rasa nyaman lho.

Dari laman Trends in Plant Science, tanaman indoor terbukti ampuh memperbaiki kualitas oksigen di dalam rungan. Nah kualitas oksigen yang baik ini bisa membuat kamu menjadi rileks dan nyaman. Selain itu, oksigen juga bisa membuat tidur malam semakin nyenyak.

1. Pothos termasuk jenis tanaman yang dapat memperbaiki kualitas udara dalam ruangan. 

Pothos termasuk jenis tanaman yang dapat memperbaiki kualitas udara dalam ruangan.  Kamu bisa menaruh tanaman hias ini di meja nakas atau pun sebagai tanaman gantung. 

2. Sanseivera (lidah mertua)
Tanaman hias ini memang sudah dikenal lama sebagai penghasil oksigen yang sangat mudah dipelihara. Untuk memeliharanya, kamu hanya membutuhkan area dengan cahaya yang cukup dan menyiramnya dengan sedikit air. Mudah 'kan?

3. Monstera
Saat ini monstera sedang dicintai oleh para penikmat tanaman hias. Bentuk daunnya yang unik, perawatan yang mudah, dan bisa menjernihkan udara membuat monstera layak menjadi tanaman hias favorit. 

4. Anthurium
Anthurium menjadi salah satu tanaman bunga indoor yang disukai pecinta tanaman. Dikenal kuat, bunga anthurium bisa bertahan sampai 8 minggu lho. Untuk perawatan yang maksimal, kamu hanya memerlukan ruangan dengan cahaya dan kelembapan yang tinggi. 

5. Dracaena
Dracaena mempunyai daun yang ramping dan meninggi hingga cocok ditaruh di kamar yang tidak terlalu lebar. Meski pun begitu, tinggi tanaman ini bisa mencapai satu meter lho. 

6. Heartleaf philonderon 
Daunnya yang berbentuk hati membuat heartleaf philenderon terlihat cantik di kamar tidurmu. Cobalah menaruh tanaman hias ini di atas nakas atau rak buku, pasti kamar tidur makin terlihat nyaman deh!

7. Aglonema
Diminati oleh banyak orang, kecantikan aglonema memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Kamu bisa memilih aglonema berdaun merah atau perak untuk memperindah kamar tidurmu. 

8. Lady palm
Lady palm bisa membuat ruangan terasa lebih sejuk di kamar dengan cahaya yang terang. Untuk pertumbuhan yang maksimal, kamu bisa menempatkan lady palm ini di dekat jendela yang menghadap timur dan beri penyiraman secukupnya. 

9. Lavender
Bunganya yang berwarna ungu dan berukuran mungil memang terlihat manis jika ditaruh di samping tempat tidur. Gak hanya enak dilihat, aroma lavender yang lembut ini juga dapat mengusir nyamuk lho.

Namun ingat ya, tanaman lavender tetap membutuhkan cahaya matahari langsung. Biasanya hal ini ditandai dengan warna bunganya yang memudar. Jika kamu melihat bunga lavender berwarna ungu pucat, pindahkanlah tanaman ini di luar rumah hingga warna bunga menjadi lebih cerah. Jika warnanya sudah cerah, kamu bisa memasukkan lavender ke dalam kamar tidur lagi.  

10. ZZ plant
ZZ (Zamioculas Zamiifolia) plant adalah tanaman indoor yang mentolerir cahaya rendah dan penyiraman yang tidak teratur. Daunnya yang ramping, tegas, dan mengkilap menjadikan ZZ plant sebagai tanaman hias yang pas ditaruh di atas lantai kosong atau meja. 
 
11. Lucky bamboo
Seperti namanya, lucky bamboo dianggap membawa rejeki, keberuntungan, dan pesona bagi siapa pun yang merawatnya. Tanaman hias yang dikenal kuat ini bisa beradaptasi dengan baik pada kondisi ruangan dengan cahaya yang rendah. 

Bukan cuma mempercantik ruangan dan mudah dirawat, tanaman-tanaman indoor di atas dapat digunakan sebagai penjernih udara dalam kamar tidur. 

Share:

Minggu, 12 Juli 2020

5 Cara Memperbanyak Sperma, Termasuk Rutin Konsumsi Pisang

Cara memperbanyak sperma bisa dilakukan dengan rutin berolahraga dan mengonsumsi makanan kaya manfaat. Jumlah sperma yang melimpah memang menjadi dambaan setiap pria terlebih jika sedang merencanakan program kehamilan.
Dikutip dari Medical News Today, setidaknya jumlah sperma normal pria adalah 40 juta hingga 300 juta sperma per mililiter. Sementara jumlah sperma yang sedikit disebut antara 10 dan 20 juta sperma per mililiter. Dua puluh juta sperma per mililiter cukup untuk merencanakan program kehamilan jika sperma memiliki kualitas yang baik dan sehat.

Jumlah sperma yang sedikit juga bisa dibantu oleh rutin mengonsumsi makanan tertentu dan memperbaiki gaya hidup. Cara memperbanyak sperma juga bisa dengan menghentikan kebiasaan buruk seperti merokok dan terlalu banyak minum alkohol. Ada beberapa makanan dan cara lain untuk membuat jumlah sperma kembali melimpah.

Berikut 5 cara memperbanyak sperma yang bisa dilakukan, dirangkum detikcom dari berbagai sumber.

1. Banyak konsumsi pisang

Dikutip dari Healthline, salah satu cara memperbanyak sperma adalah dengan mengonsumsi pisang. Pisang adalah pilihan yang jelas untuk meningkatkan produksi sperma. Pisang kaya akan vitamin B1, C, dan magnesium. Pisang bisa membantu meningkatkan produksi sperma. Pisang juga mengandung enzim langka yang disebut bromelain, yang membantu meningkatkan jumlah dan motilitas sperma.

2. Turunkan berat badan
Selain mengonsumsi pisang, cara lain untuk memperbanyak sperma adalah dengan menurunkan berat badan dapat meningkatkan jumlah sperma. Penurunan berat badan dapat secara signifikan meningkatkan jumlah sperma, konsentrasi, dan mobilitas, serta kesehatan sperma secara keseluruhan.

3. Olahraga
Menjalani gaya hidup sehat juga bisa meningkatkan jumlah sperma. Terlebih saat kamu rutin menjalani olahraga setiap minggu. Maka dari itu mulai pertimbangkan untuk membuat olahraga menjadi rutinitas baru. Ini bisa menjadi salah satu cara memperbanyak sperma yang cukup efektif.

4. Perbanyak konsumsi vitamin
Banyak mengonsumsi vitamin juga bisa membantu kesehatan sperma termasuk vitamin D, C, dan E. Melengkapi kebutuhan vitamin tentunya bantu meningkatkan jumlah sperma. Sebuah penelitian sebelumnya menemukan pria dengan kadar vitamin D yang rendah memiliki jumlah sperma yang sedikit. Namun, perlu penelitian lebih lanjut untuk memahami hubungan antara vitamin ini dan kesuburan.

5. Makan bawang putih
Siapa yang menyangka jika bawang putih memiliki banyak manfaat termasuk meningkatkan jumlah sperma? Bawang putih merupakan makanan yang mengandung dua elemen baik pada tubuh, yakni allicin dan selenium. Allicin merupakan kandungan yang dapat meningkatkan aliran darah ke organ seksual pria. Selain itu kandungan ini dapat menjaga sperma tetap sehat, maka dari itu jangan lupakan konsumsi bawang putih sebagai salah satu cara memperbanyak sperma, ya!

Share:

Jumat, 03 Juli 2020

11 Manfaat Nggak Memakai Celana Dalam, Sudah Coba?

Rasanya lebih adem, ya?

Celana dalam atau underwear merupakan salah satu pakaian yang nggak dapat terpisahkan dari kehidupan kita sehari-hari. Well, akan aneh rasanya bepergian atau beraktivitas tanpa mengenakan celana dalam. 

Tapi, pernahkah kamu mencoba untuk nggak mengenakan celana dalam sepanjang hari? Karena faktanya, nggak memakai celana dalam memberikan manfaat kesehatan untuk tubuh, loh!

Memang sih, telah terbiasa memakai celana dalam membuatmu merasa ragu untuk nggak memakainya, meski itu hanya sebentar. Sebenarnya, nggak masalah jika kamu ingin terus mengenakannya. Namun melansir dari Bustle, ada beberapa manfaat kesehatan yang bisa kamu dapatkan dengan nggak mengenakan celana dalam.

1. Udara mengalir dengan lebih bebas
Salah satu masalah yang didapat dengan memakai celana dalam, terutama yang berbahan kain sintetik adalah terhalangnya udara untuk mengalir. Kondisi tersebut kurang baik untuk kesehatan organ intim, Bela. Dengan nggak mengenakan celana dalam, kamu 'membebaskan' labia dan vagina dari kain celana dalam, serta kelembapan yang terbentuk di area itu.

2. Organ intim bernapas di malam hari
Jika nggak ingin melepaskan celana dalam di siang hari, mungkin kamu ingin mempertimbangkan melepaskannya di malam hari. Sebab dengan nggak memakai celana dalam di malam hari, organ intim dapat bernapas lebih lega. Jadi, mau mencobanya?

3. Bakteri jahat nggak dapat berpindah tempat
Celana dalam jenis thong bukan pilihan pakaia dalam yang baik, Bela. Sebab, model ini dapat membantu perpindahan bakteri dari bagian anal ke vaginal. Situasi perpindahan bakteri ini pun dapat terjadi bahkan setelah mandi. Jadi jika kamu memakai thong karena ingin menghindari penampakan garis pakaian dalam pada rok atau celana, mungkin kamu perlu mengganti model underwear atau nggak mengenakannya sama sekali.

4. Mengurangi risiko infeksi jamur
Jika sering terkena infeksi yeast atau infeksi jamur, mungkin kamu mau mencoba untuk nggak mengenakan celana dalam. Sebab dengan nggak memakai celana dalam, kamu membiarkan udara mengalir dan berhembus ke arah organ intim. Udara tersebut dapat mencegah terjebaknya kelembapan yang dapat menyebabkan infeksi jamur dan iritasi kulit.

5. Mengurangi risiko gesekan
Celana dalam dapat memerangkap keringat dan kelembapan selama beraktivitas. Bayangkan bila kamu olahraga atau melakukan kegiatan yang mengeluarkan banyak keringat? Tentu dapat memicu munculnya infeksi jamur dan menimbulkan gesekan yang dapat mengiritasi kulitmu. Karena itu, sangat disarankan untuk nggak mengenakan celana dalam saat berolahraga, atau saat berkegiatan apapun.

Namun, ini merupakan pilihan. Mungkin saja bahan celana dalammu menyerap keringat sehingga tetap membuatmu merasa nyaman. Namun, pastikan untuk melepasnya setelah berolahraga penuh keringat karena semakin lama memakainya, semakin tinggi risiko terkena infeksi jamur.

6. Dapat mencegah timbulnya basah atau lembap
Memakai celana dalam memang nggak secara langsung akan menyebabkan infeksi saluran kencing jika tubuhmu nggak rentan pada infeksi. Namun jika kamu mengalami keputihan yang banyak dan nggak ingin memakai celana dalam yang basah, mungkin kamu perlu mempertimbangkan untuk nggak memakainnya.

Para ahli kesehatan mengatakan jika seorang perempuan sering merasakan atau mengalami celana dalam yang sangat basah, atau area vulva dan perineal (kulit vulva oleh kandung kemih dan lubang vagina) sering basah, dapat mencoba nggak memakai celana dalam ketika sedang mengenakandress. Hal tersebut cukup membantu mengatasi timbulnya basah dan lembap pada celana.

7. Menghindari bahan kimia berbahaya
Nggak memakai celana dalam dapat memberikan waktu bebas pada organ intimmu untuk menghindari bahan kimia yang menempel pada celana dalam setelah dicuci. Entah itu deterjen, entah itu pelembut kain, semuanya dapat mengiritasi kulit. Jadi dengan nggak memakai celana dalam, kamu menghindarkan organ intim dari bahan kimia berbahaya.

Namun perlu diingat juga kalau memakai celana dalam dapat melindungimu dari bahan kimia yang menempel pada pakaian luar. Jadi, temukan pilihan rutinitas yang terbaik untukmu dan yang paling nyaman untukmu.

8. Meningkatkan kehidupan seks
Menariknya, nggak memakai celana dalam juga dapat meningkatkan kehidupan seksualmu, loh. Namun, ini hanya akan bekerja ketika seseorang merasa seksi saat nggak mengenakan pakain dalam. Jadi jika kamu nggak merasa nyaman, apalagi merasa seksi, manfaat ini akan sulit terasa.

9. Merasa lebih nyaman
Jujur saja, celana dalam rentan menimbulkan rasa terganggu, seperti mudah terselip, memicu rasa gatal, bahkan mengiritasi kulit. Jika pernah mengalami hal seperti ini, nggak ada salahnya untuk mencoba nggak memakainya, Bela. Kemungkinan besar, kamu akan merasa lebih nyaman.

10. Mengurangi risiko infeksi jamur (fungal)
Para ahli kesehatan mengatakan kalau celana dalam dapat mengandung panas dan kelembapan, yang membuat jaringan vulvar memiliki peningkatan risiko infeksi jamur yang disebut tinea cruris. Ini dapat menimbulkan rasa gatal, seperti terkena vaginal yeast infection. Namun kamu dapat menurunkan risiko ini dengan nggak mengenakan celana dalam dan membiarkan udara berhembus ke area intim tersebut.

11. Nggak ada masalah sirkulasi darah
Beberapa model celana dalam dapat terasa begitu ketat sehingga menimbulkan rasa gatal atau sakit, dan dapat meninggalkan bekas pada kulit. Ini dapat berdampak pada gangguan sirkulasi darah. Jika sudah merasa nggak nyaman, ada baiknya untuk mencoba melepasnya, Bela.

Memakai atau nggak memakai celana dalam adalah sebuah pilihan, Bela. Kamu nggak diwajibkan untuk melepaskannya. Namun dengan deretan manfaat kesehatan ini, nggak ada salahnya untuk sesekali mencoba nggak memakai celana dalam. 

Sebagai langkah awal, kamu dapat mencoba nggak memakai celana dalam saat berada di rumah. Dengan begitu, tubuhmu nggak terlalu begitu canggung dalam menyesuaikan dengan perubahan ini. 

Share:

Sabtu, 27 Juni 2020

Berbahayakah Keputihan saat Hamil Muda? Ini Penjelasannya!

Ketahui perbedaan keputihan yang normal dan keputihan abnormal pada ibu hamil

Saat memasuki masa kehamilan, memang ada banyak sekali keluhan yang akan Mama rasakan. Mulai dari perubahan bentuk badan, rasa tidak nyaman, rasa gatal, dan masih banyak lainnya.

Namun, keluhan itu ada yang normal terjadi maupun tidak normal. Salah satunya keputihan. Saat hamil, sangat wajar jika Mama akan mengalami keputihan yang lebih banyak.

Yang perlu Mama waspadai adalah tanda-tanda keputihan yang tidak normal. Apalagi di umur kehamilan yang masih muda karena jika tidak ditangani serius, keputihan justru akan memberi dampak buruk bagi janin.

1. Bagaimana keputihan yang normal?
Keputihan pada ibu hamil, umumnya normal terjadi. Biasanya pada kehamilan muda atau trimester pertama ibu hamil akan mengalami keputihan yang cukup banyak.

Hal ini disebabkan peningkatan kadar estrogen dan aliran darah ke vagina. Pada awal kehamilan cairan ini akan memenuhi saluran serviks untuk menciptakan lendir pelindung yang terlihat seperti putih telur.

Menjelang persalinan, lendir ini akan semakin banyak, untuk menjadi pelumas yang mempermudah jalannya persalinan.

Keputihan normal selama kehamilan disebut leukorea. Bentuknya tipis, berwarna bening atau putih susu, dan berbau ringan. Leukorea adalah hal yang normal dan tidak perlu Mama khawatirkan.

2. Apa itu keputihan yang abnormal?
Jika keputihan berwarna hijau atau kekuningan, berbau kuat, atau disertai kemerahan juga gatal pada vagina, Mama harus waspada. Sebab, mungkin saja Mama mengalami infeksi.  

Salah satu infeksi vagina yang paling umum terjadi saat masa kehamilan adalah kandidiasis, yang juga dikenal sebagai infeksi jamur.

Dikutip dari mayoclinic.com, kehamilan dapat mengganggu keseimbangan pH vagina, sehingga ibu hamil rentan terkena infeksi jamur selama kehamilan.

Dikutip dari healthline.com , penting untuk mengunjungi dokter jika Mama mengalami salah satu dari gejala berikut :
  • Rasa sakit pada vagina,
  • gatal yang tidak tertahankan,
  • berdarah (bukan hanya flek),
  • ruam atau luka seiring dengan ketidaknyamanan vagina,
  • sensasi terbakar ketika Mama buang air kecil atau melakukan hubungan intim,
  • bau yang kuat datang dari vagina.
3. Apa bahaya jika keputihan dibiarkan?
Infeksi jamur kandiasis dapat mengakibatkan berbagai komplikasi dalam kehamilan jika tidak diobati. Risiko yang dapat terjadi adalah ketuban pecah dini, persalinan prematur, atau plasenta previa.

Jadi, jika Mama menemukan tanda-tanda seperti yang dijelaskan sebelumnya, lebih baik langsung hubungi dokter kandungan mama untuk penanganan lebih lanjut ya.

4. Bagaimana cara mengatasi keputihan saat hamil?
Jika Mama mengalami keputihan akibat infeksi jamur selama kehamilan, dokter biasanya akan memberikan obat dalam bentuk krim, obat oral, atau salep

Namun, jika penyebab keputihan adalah bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik yang aman untuk dikonsumsi ibu hamil.

Setelah keputihan sembuh, bukan berarti Mama tidak akan terkena keputihan lagi. Karena perubahan hormon yang terjadi pada tubuh mama, vagina tetap akan memproduksi cairan berlebih sampai akhir kehamilan. Jadi yang dapat Mama lakukan untuk menghindari terjadinya keputihan kembali adalah :
  1. Kenakan pakaian dalam yang nyaman dan terbuat dari katun.
  2. Ganti pakaian dalam sesering mungkin untuk menghindari area vagina menjadi lembap. Jika tidak memungkinkan untuk mengganti pakaian dalam terlalu sering, Mama bisa menggunakan panty liner. Namun disarankan untuk tidak terlalu sering menggunakannya.
  3. Keringkan alat kelamin mama sampai benar-benar kering setelah mandi, berenang, atau berolahraga.
  4. Basuh organ intim secara benar, dari depan ke belakang bukan sebaliknya. Dan jangan gunakan sabun yang mengandung parfum atau sabun pembersih kewanitaan, sebab dapat memengaruhi keseimbangan bakteri baik dan pH pada vagina.
  5. Tambahkan yoghurt dan makanan fermentasi lainnya ke dalam makanan mama untuk menciptakan bakteri sehat yang baik bagi tubuh.
Itulah perbedaan keputihan yang normal dan abnormal selama kehamilan. Setelah mengetahui keputihan normal dan tidak normal, Mama bisa menentukan sendiri apakah keputihan yang saat ini sedang Mama alami masih terbilang aman atau sudah perlu ditangani oleh dokter. Jadi, tidak perlu takut lagi akan keputihan berlebih selama masa kehamilan ya, 

Share:
^^SELAMAT DATANG DI SITUS UPDATE TERUS, NIKMATI BERITA WAWASAN, HIBURAN, GAME, CERITA SEX DAN BANYAK LAGI YANG LAINNYA, SEMOGA KALIAN SEMUA BISA TERHIBUR DAN MENIKMATINYA ^^

LIST DAFTAR JUDI ONLINE IDN PKV & BOLA

AGEN JUDI ONLINE IDNPLAY, POKER V DAN CASINO TERPERCAYA

WEBSITE DEPOSIT WITHDRAW LINK
INDOWIN99 Min 25.000 Min 50.000 LINK
MASTERPOKER99 Min 25.000 Min 50.000 LINK
INDOWINBOLA Min 25.000 Min 50.000 LINK
INDOWINPOKER Min 10.000 Min 25.000 LINK

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.