Join sekarang Juga

Banyak promo hadiah tanpa di undi

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 12 Mei 2020

Meremas Pantat montok

Saya Adri seorang pria yang sudah berkeluarga dengan seorang istri dan dua orang anak yang lucu-lucu,
dan cerita berikut adalah pengalaman seks saya bersama ipar saya yang bernama Milky (bukan nama sebenarnya).

Saya termasuk yang mempunyai nafsu besar dan cepat terangsang melihat cewek-cewek cantik dan seksi serta terobsesi dengan perempuan yang sudah bersuami. Kejadian ini bermula dari abang istri saya atau ipar saya dapat tugas keluar negeri untuk waktu yang cukup lama yaitu 6 bulan (akhir tahun 2003). Ipar saya ini mempunyai istri yang bernama Milky dan seorang anak yang berumur satu tahun. Sejak dulu (waktu abang istri saya kawin) saya memang sudah tertarik sama Milky karena selain orangnya cantik, badannyapun seksi dan walaupun sudah punya anak badannya tetap terawat bagus serta mempunyai bulu yang banyak ditangan dan dikakinya (mungkin didalam juga ya..). 

Waktu ipar saya ini kawin waktu itu saya dan istri saya serta anak saya masih tinggal dirumah mertua. Karena obsesi saya terhadap Milky besar sekali saya pernah mengintip dia waktu sedang pakaian sehabis mandi di kamarnya. Badan saya langsung bergetar begitu menyaksikan tubuhnya yang aduhai dan setelah itu saya selalu membayangkan dia dalam berhubungan dengan istri saya. Sejak kepaergiaan ipar saya ini saya berusaha mencari-cari kesempatan untuk dapat menikmati tubuh Milky karena saya pikir pasti dia akan kesepian ditinggal suaminya.

Hingga suatu saat dimana mereka harus pindah rumah ke rumah yang baru (bulan Maret), saya pikir inilah kesempatan saya bisa lebih dekat lagi sama Milky karena ipar saya sedang berada diluar negeri dan sudah pergi empat bulan maka tidak ada yang membantu mereka pindah. Saya selalu menawarkan diri saya untuk membantu mengangkat barang-barang yang akan dipindahkan dan untuk tidak mencolok saya bilang ke istri saya bahwa kasihan mereka kalau tidak dibantu. Waktu itu hari Sabtu saya akan mengangkat barang yang masih ada dari rumah lama ke rumah baru. Milky dan anaknya serta pembantunya memang sudah tinggal dirumah baru mereka. Setelah barang-barang saya masukin ke dalam mobil saya segera bergerak ke rumah ipar saya yang baru.

Waktu saya tiba Milky yang mengenakan daster sedang membenahi lemari pakaian mereka di kamar sementara anaknya sedang di temani pembantu di halaman belakang. Setelah barang saya turunkan, saya coba untuk berlama-lama di rumah itu dengan ikut membenahi barang-barang. Waktu itu saya membersihkan kipas angin yang sudah kotor dan tidak ada salahnya saya bersihkan. Setelah saya bersihkan debu-debu yang ada dikipas angin maka saya pikir lebih bersih lagi kalau dicuci. Saya memanggil Milky dari arah pantry (karena ada pintu yang langsung kekamar mandi yang terdapat dalam kamar ipar saya, kamar mereka cukup luas dan ada kamar mandi didalamnya serta dari kamar mandi bisa langsung ke pantry) untuk menanyakan kepada Milky dimana saya bisa menyiram tutup kipas angin dengan air keran yang ada selangnya. Milky menyuruh saya membersihkan di kamar mandi dengan menggunakan shower. Saya membersihkan kipas angin sambil terus berpikir bagaimana caranya saya bisa menikmati tubuh ipar saya yang seksi ini.

Akhirnya saya dapat ide, saya akan berpura-pura jatuh karena lantai kamar mandi yang licin karena kena cipratan dari shower. Setelah saya selesai, akhirnya saya pura-pura jatuh dan menghempaskan kaki saya ke lantai sehingga menimbulkan bunyi jatuh. Saya kemudian merintih kesakitan dan minta tolong, dengan harapan didengan Milky. Dengan tergopoh-gopoh Milky datang menghampiriku yang terduduk di kamar mandi.

“Kenapa Dri,” tanya Milky kepadaku dengan cemas.
“Aduh.. Mil, sakit nih, aku kepeleset,” kataku sambil memegang pantatku seolah-olah kesakitan karena jatuh.
“Mana yang sakit” kata Milky kemudian.
“Ayo coba berdiri, Dri” kata Milky sembari membantuku berdiri dengan setengah memelukku.

Akhirnya aku berdiri dengan dibantu oleh Milky dan sewaktu dia membopongku masuk ke kamarnya kurasakan payudaranya yang montok sesak di tangan kananku. Kemudiaan Milky membaringkan aku ditempat tidurnya untuk dapat mengobatiku. Akhirnya dengan susah payah Milky membaringkanku di tempat tidurnya. Namun karena dengan setengah memelukku akhirnya Milky ikut terjatuh juga ketempat tidurnya dengan posisi menindihku, sehingga kurasakan tubuh seksinya diatasku dan muka kami saling berhadapan dengan sangat dekat sekali bahkan hembusan napasnya terasa hangat dimukaku.

Milky langsung malu melihat posisi kami itu dan tanpa membuang waktu aku memeluk Milky sambil mengusap rambut panjangnya. Milky pun terbuai dengan perlakuanku itu dan segera kudekatkan bibirku ke bibitnya yang terbuka merekah. Aku melumat bibirnya dengan lembut dan ternyata Milky membalasnya pula. Sambil melumat bibirnya aku meremas pantatnya yang montok dan nafasnya kelihatan semakin memburu. Namun tiba-tiba Milky tersadar dan seolah menarik dirinya dariku tetapi agak kutahan tarikan tubuhnya.

“Adri, kita tidak boleh melakukan ini” Milky berkata kepadaku.
“Mil, sudah lama aku menantikan saat-saat begini” kataku kepadanya.
“Dari dulu aku sudah tertarik sama kau dan aku selalu memikirkan kau” sahutku kepadanya sambil terus memeluknya.
“Kau pasti kesepian ditinggal suamimu.., aku akan memuaskan kau.. Mil..” Kataku kemudian.
Milky hanya terdiam saja mendengar perkataanku, Ia kelihatan bimbang dan ragu. Sambil membelai lembut aku kemudian mencium bibirnya lagi dan kami kembali bergumul.

“Oh.. Adri.. Beri aku kepuasan..” kata Milky kepadaku.

“Tentu.. Sayang.. Aku akan memuaskan kau..” sahutku.

Kami berguling-guling saling pagut dan aku meremas payudaranya dengan bernafsu sekali.
“Tunggu dulu sayang..” Milky berkata kepadaku sambil melepaskan dirinya dan merapikan daster dan rambutnya yang sudah acak-acakan.
“Kenapa Mil..” sahutku kemudian
“Martin dan Ipah ada di belakang, ntar aku suruh dulu mereka pergi ke minimarket” imbuh Milky mengingatkan anak dan pembantunya yang bermain di halaman belakang.

Kemudian Milky pergi menyuruh mereka pergi membeli sesuatu di minimarket supaya kami bisa melanjutkan hasrat birahi kami yang sudah tidak tertahankan. Setelah mengunci pintu rumah Milky segera kembali ke kamar dan aku sudah siap menunggunya.

“Sudah pergi mereka sayang..?” kataku dan tanpa menjawab Milky segera menyumpal mulutku dengan mulutnya. Kami saling mencumbu dan saling meremas.

Segera aku menarik ke atas daster yang dikenakannya dan tampaklah tubuh seksi dan menggairahkan yang benar-benar sempurna. Kulepas pengait BH nya dan benar-benar takjub aku menyaksikan payudaranya dan munjung dan montok dengan puting yang coklat dan bulu-bulu halus disekelilingnya. Aaku tidurkan Ia ditempat tidur dan segera saja aku menerkamnya. Ku melumat puting kanannya dan tangan kananku meremas payudaranya yang kiri.

Sementara tangannya meremas ramburku dan mengusap-usap punggungku. Bergantian aku mengulum dan menjilat puting kiri dan kanannya, terus jilatanku turun keperutnya yang rata walaupun sudah punya anak satu. Kelihatan sekali Milky sudah sangat bernafsu karena celana dalamnya sudah basah dari luar. Aku turunkan celana dalamnya dengan bantuannya mengangkat pantatnya. Tampaklah pemandangan yang luar biasa yang belum pernah aku saksikan. vagina yang indah dengan bulu yang sangat lebat hampir sampai ke pusarnya dan menutup lubang memeknya. Memang Milky termasuk yang mempunyai bulu banyak, tangan dan kakinya mempunyai bulu yang banyak namun tetap seksi, inilah salah satu yang membuat aku sangat menginginkannya.

Aku segera menjilati dan melahap memeknya, klitorisnya aku gigit kecil dengan gemas.
“Oh.. Dri.. Enak banget sayang, kau tahu membuatku enak” Milky mulai merintih.
“Terus.. Sayang.. Akh.. Aku hampir tidak kuat..” erang Milky.

Aku menyibakkan bulu memeknya dan terus menjilati memeknya dan sesekali aku masukkan lidahku ke dalam memeknya dan kugoyang-goyangkan sehingga Milly semakin merintih keenakan. 

Namun aku ingin membuat Milky penasaran dan segera menghentikan aksiku. Kemudian aku berdiri dan segera melepaskan baju dan celanaku. Kulihat Milky begitu penasaran melihat aku membuka pakaianku. 

Begitu aku menurunkan celanaku, tampak matanya terbelalak melihat celana dalamku, karena kontolku yang sudah tegang sekali sehingga sampai keluar dari CD-ku. Kulepas celana dalamku dan tampaklah kontolku mengacung dengan tegang dan keras.

Aku kemudian menghampiri Milky dan menciumnya, Milky segera menangkap kontolku, rupanya Ia sudah tidak sabar lagi untuk memegang kontolku.

“Akh.. Adri.. Besar banget kontolmu sayang.., aku suka sekali..” imbuh Milky kepadaku.

“Ayo dong sayang.. Masukin kontolmu.. Ngentotin memekku.. Please.. Aku sudah nggak tahan..” Milky berkata kepadaku dengan tidak sabar lagi, rupanya kesepiannya selama ini membuat Dia tidak tahan lagi.

Akupun segera memasukkan kontolku ke memeknya dengan diarahkan oleh tangannya. Segera aku tekan kontolku dan masuk ke memeknya, terasa sempit juga memeknya.. Dan bless.. Amblaslah kontolku ke dalam memeknya.
“Oh.. Oh.. Sayang..” desah Milky.
“Mil, memekmu enak sekali” imbuhku.
“Dri.. Goyang terus sayang.. entotin terus” erangnya.
“Akh.. Ohh.. Kamu hebat sayang..” hanya itu yang keluar dari mulut kami Milky sangat pintar memainkan pantatnya, diangkat.. diputar.. bergantian. Hampir 30 menit kami mengentot sampai akhirnya sudah hampir puncaknya.
“Dri.., aku mau keluar.. Mau puas..” teriak Milky.
“Genjot terus sayang.. Akh.. Akhh..” desah Milky.
Crop.. Crop.. Kecrop.. bunyi persetubuhan kontolku dan vagina Milky yang sudah becek.

“Aku juga sudah hampir keluar.. Mil..” imbuhku.

Kugenjot terus vagina Milky sementara kakinya menjepitkan pinggangku. Pinggulnya dinaikkan. Tampaknya dia akan orgasme. Genjotan penisku kutingkatkan.

“Ooo.. Ahh.. Hmm.. Ssshh.. Aku keluarr..” erangnya dengan tubuh menggelinjang menahan puncak kenikmatan yang diperolehnya.

Kurasakan air maninya yang hangat membasahi kontolku didalam memeknya. Akupun sudah tidak tahan lagi untuk mencapai puncak kenikmatan.

“Mil.. Aku juga mau keluarr.. Keluarin dimana sayang..” kataku kepada Milky.
“Di dalam aja.. Yang paling dalam.. Ugh..” sahut Milky.

Crett.. Crett.. Crett.. Crett.. akhirnya spermaku keluar dengan derasnya sampai-sampai memeknya tidak cukup menampung air kenikmatanku, tampak spermaku keluar dari memeknya. 
Akhirnya tubuhku roboh menindih tubuh Mlky sambil berpelukan sementara kontolku masih di dalam memeknya menumpahkan sisa spermaku.

“Mil.. Kau puas sayang..?” kataku kepada Milky sambil kukecup lembut bibirnya.
“Puas sekali sayang.. Belum pernah aku sepuas ini.. Apalagi sudah 4 bulan aku sudah tidak ngentot..” katanya.
“Aku akan selalu memuaskanmu dalam kesepianmu..” kataku
“Kenapa kita tidak dari dulu bisa merasakan kenikmatan ini” desahnya kepadaku.
“Iya.. sayang.. Tapi hari ini aku bahagia sekali..” sahutku sambil memeluk dan mencium bibirnya yang basah.
“Ayo.. cepat bangun, sebentar lagi Martin dan Ipah pulang..” sergah Milky sembari berdiri dan menarikku pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.

Mulai hari itu aku dan Milky selalu membuat janji untuk dapat mengulangi kembali persetubuhan kami yang nikmat. Aku dan Milky selalu bersikap biasa diantara ipar maupun istriku. Kadang kami bertemu ditempat yang telah kami tentukan bahkan kadang Milky membawa anak dan pembantunya ke rumah kakaknya kemudian Ia kembali kerumah sambil menjemput aku terlebih dahulu untuk melewatkan nafsu kami yang sudah memuncak. Kejadian ini terus berlangsung sampai sekarang.
Share:

Sabtu, 09 Mei 2020

Menahan Nafsu Saat Bercinta


Cristi adalah pacarku dulu, dia termasuk wanita yang manis seksi dengan kulit putih mulus, payudaranya lumayan besar, saat kita pacaran kita belum pernah melakukan bersenggama, biasanya jika aku jalan sama dia jika tidak bisa menahan nafsu aku akhirnya hanya ora, Cristi dirumah mempunyai 2 adek perempuan yang manis dengan kakaknya, namanya Elsa dia mempunyai payudara yang lebih besar ketimbang Cristi.

Menurut kakaknya, ukurannya 36B. Inilah yang selalu menjadi perhatianku kalau aku sedang ngapel ke rumah Cristi. Payudaranya yang berayun-ayun kalau sedang berjalan, membuat penisku berdiri tegak karena membayangkan betapa enaknya memegang payudaranya.

Sedangkan adiknya yang kedua masih kelas 2 SMP. Namanya Agnes. Tidak seperti kedua kakaknya, kulitnya berwarna sawo matang. Tubuhnya semampai seperti seorang model cat walk. Payudaranya baru tumbuh. Sehingga kalau memakai baju yang ketat, hanya terlihat tonjolan kecil dengan puting yang mencuat. Walaupun begitu, gerak-geriknya sangat sensual.

Pada suatu hari, saat di rumah Cristi sedang tidak ada orang, aku datang ke rumahnya. Wah, pikiranku langsung terbang ke mana-mana. Apalagi Cristi mengenakan daster dengan potongan dada yang rendah berwarna hijau muda sehingga terlihat kontras dengan kulitnya.

Kebetulan saat itu aku membawa VCD yang baru saja kubeli. Maksudku ingin kutonton berdua dengan Cristi. Baru saja hendak kupencet tombol play, tiba-tiba Cristi menyodorkan sebuah VCD porno. “Hei, dapat darimana sayang?” tanyaku sedikit terkejut. “Dari teman.

Tadi dia titip ke Cristi karena takut ketahuan ibunya”, katanya sambil duduk di pangkuanku. “Nonton ini aja ya sayang.
Cristi kan belum pernah nonton yang kayak gini, ya?” pintanya sedikit memaksa.

“Oke, terserah kamu”, jawabku sambil menyalakan TV.
Beberapa menit kemudian, kami terpaku pada adegan panas demi adegan panas yang ditampilkan. Tanpa terasa penisku mengeras. Menusuk-nusuk pantat Cristi yang duduk di pangkuanku. Cristi pun memandang ke arahku sambil tersenyum.

Rupanya dia juga merasakan. “Ehm, kamu udah terangsang ya sayang?” tanyanya sambil mendesah dan kemudian mengulum telingaku. Aku hanya bisa tersenyum kegelian. Lalu tanpa basa-basi kuraih bibirnya yang merah dan langsung kucium, kujilat dengan penuh nafsu.

Jari-jemari Cristi yang mungil mengelus-elus penisku yang semakin mengeras. Lalu beberapa saat kemudian, tanpa kami sadari ternyata kami sudah telanjang bulat. Segera saja Cristi kugendong menuju kamarnya.

Di kamarnya yang nyaman kami mulai melakukan foreplay. Kuremas payudaranya yang kiri. Sedangkan yang kanan kukulum putingnya yang mengeras. Kurasakan payudaranya semakin mengeras dan kenyal. Kuganti posisi.

Sekarang lidahku liar menjilati vaginanya yang basah. Kuraih klitorisnya, dan kugigit dengan lembut.

“Aahh… ahh… sa.. sayang, Cristi udah nggak kuat… emh… ahh… Cristi udah mau keluar… aackh… ahh… ahh!” Kurasakan ada cairan hangat yang membasahi mukaku. Setelah itu, kudekatkan penisku ke arah mulutnya.
Tangan Cristi meremas batangku sambil mengocoknya dengan perlahan, sedangkan lidahnya memainkan buah pelirku sambil sesekali mengulumnya. Setelah puas bermain dengan buah pelirku, Cristi mulai memasukkan penisku ke dalam mulutnya.

Mulutnya yang mungil tidak muat saat penisku masuk seluruhnya. Tapi kuakui sedotannya memang nikmat sekali. Sambil terus mengulum dan mengocok batang penisku, Cristi memainkan puting susuku. Sehingga membuatku hampir ejakulasi di mulutnya. Untung masih dapat kutahan.
Aku tidak mau keluar dulu sebelum merasakan penisku masuk ke dalam vaginanya yang masih perawan itu.

Saat sedang hot-hotnya, tiba-tiba pintu kamar terbuka. Aku dan Cristi terkejut bukan main. Ternyata yang datang adalah kedua adiknya. Keduanya spontan berteriak kaget. “Kak Cristi, apa-apan sih? Gimana kalau ketahuan Mama?” teriak Agnes.

Sedangkan Elsa hanya menunduk malu. Aku dan Cristi saling berpandangan. Kemudian aku bergerak mendekati Agnes. Melihatku yang telanjang bulat dengan penis yang berdiri tegak, membuat Agnes berteriak tertahan sambil menutup matanya.

“Iih… Kakak!” jeritnya. “Itunya berdiri!” katanya lagi sambil menunjuk penisku. Aku hanya tersenyum melihat tingkah lakunya. Setelah dekat, kurangkul dia sambil berkata, “Agnes, Kakak sama Kak Cristi kan nggak ngapa-ngapain.

Kita kan lagi pacaran. Yang namanya orang pacaran ya… kayak begini ini. Nanti kalo Agnes dapet pacar, pasti ngelakuin yang kayak begini juga. Agnes udah bisa apa belum?” tanyaku sambil mengelus pipinya yang halus.

Agnes menggeleng perlahan. “Mau nggak Kakak ajarin?” tanyaku lagi. Kali ini sambil meremas pantatnya yang padat.

“Mmh, Agnes malu ah Kak”, desahnya.
“Kenapa musti malu? Agnes suka nggak sama Kakak?” kataku sambil menciumi belakang lehernya yang ditumbuhi rambut halus.
“Ahh, i.. iya. Agnes udah lama suka ama Kakak. Tapinya nggak enak sama Kak Cristi”, jawabnya sambil memejamkan mata.
Tampaknya Agnes menikmati ciumanku di lehernya. Setelah puas menciumi leher Agnes, aku beralih ke Elsa.
“Kalo Elsa gimana? Suka nggak ama Kakak?” Elsa mengangguk sambil kepalanya masih tertunduk. “Ya udah. Kalo gitu tunggu apa lagi”, kataku sambil menggandeng keduanya ke arah tempat tidur. Elsa duduk di pinggiran tempat tidur sambil kusuruh untuk mengulum penisku.

Pertamanya sih dia nggak mau, tapi setelah kurayu sambil kuraba payudaranya yang besar itu, Elsa mau juga. Bahkan setelah beberapa kali memasukkan penisku ke dalam mulutnya, Elsa tampaknya sangat menikmati tugasnya itu.

Sementara Elsa sedang memainkan penisku, aku mulai merayu Agnes. “Agnes, bajunya Kakak buka ya?” pintaku sedikit memaksa sambil mulai membuka kancing baju sekolahnya. Lalu kulanjutkan dengan membuka roknya.

Ketika roknya jatuh ke lantai, terlihat CD-nya sudah mulai basah. Segera saja kulumat bibirnya dengan bibirku. Lidahku bergerak-gerak menjilati lidahnya. Agnes pun kemudian melakukan hal yang sama. Sambil tetap menciumi bibirnya, tanganku bermaksud membuka BH-nya.

Tapi segera ditepiskannya tanganku. “Jangan Kak, malu. Dada Agnes kan kecil”, katanya sambil menutupi dadanya dengan tangannya. Dengan tersenyum kuajak dia menuju ke kaca yang ada di meja rias. Kusuruh dia berkaca.

Sementara aku ada di belakangnya. “Dibuka dulu ya!” kataku membuka kancing BH-nya sambil menciumi lehernya. Setelah BH-nya kujatuhkan ke lantai, payudaranya kuremas perlahan sambil memainkan putingnya yang berwarna coklat muda dan sudah mengeras itu.

“Nah, kamu lihat sendiri kan. Biar dada kamu kecil, tapi kan bentuknya bagus. Lagian kamu kan emang masih kecil, wajar aja kalo dada kamu kecil. Nanti kalo udah gede, dada kamu pasti ikutan gede juga”, kataku sambil mengusapkan penisku ke belahan pantatnya.

Agnes mendesah keenakan. Kepalanya bersandar ke dadaku. Tangannya terkulai lemas. Hanya nafasnya saja yang kudengar makin memburu. Segera kugendong dia menuju ke tempat tidur. Kutidurkan dan kupelorotkan CD-nya.
Bulu kemaluannya masih sangat jarang. Menyerupai bulu halus yang tumbuh di tangannya. Kulebarkan kakinya agar mudah menuju ke vaginanya. Kucium dengan lembut sambil sesekali kujilat klitorisnya. Sementara Elsa kusuruh untuk meremas-remas payudaranya adiknya itu.

“Aahh… ach… ge… geli Kak. Tapi nikmat sekali, aahh terus Kak. Jangan berhenti. Mmh… aahh… ahh.” Setelah puas dengan vagina Agnes. Aku menarik Elsa menjauh sedikit dari tempat tidur. Cristi kusuruh meneruskan. Lalu dengan gaya 69, Cristi menyuruh Agnes menjilati vaginanya. Sementara itu, aku mulai mencumbu Elsa.
Kubuka kaos ketatnya dengan terburu-buru. Lalu segera kubuka BH-nya. Sehingga payudaranya yang besar bergoyang-goyang di depan mukaku.
“Wow, tete kamu bagus banget. Apalagi putingnya, merah banget kayak permen”, godaku sambil meremas-remas payudaranya dan mengulum putingnya yang besar. Sedangkan Elsa hanya tersenyum malu.

“Ahh, ah Kakak, bisa aja”, katanya sambil tangan kirinya mengelus kepalaku dan tangan kanannya berusaha manjangkau penisku. Melihat dia kesulitan, segera kudekatkan penisku dan kutekan-tekankan ke vaginanya.

Sambil mendesah keenakan, tangannya mengocok penisku. Karena kurasakan air maniku hampir saja muncrat, segera kuhentikan kocokannya yang benar-benar nikmat itu. Harus kuakui, kocokannya lebih nikmat daripada Cristi.

Setelah menenangkan diri agar air maniku tidak keluar dulu, aku mulai melorotkan CD-nya yang sudah basah kuyup. Begitu terbuka, terlihat bulu kemaluannya lebat sekali, walaupun tidak selebat Cristi, sehingga membuatku sedikit kesulitan melihat vaginanya.

Setelah kusibakkan, baru terlihat vaginanya yang berair. Kusuruh Elsa mengangkang lebih lebar lagi agar memudahkanku menjilat vaginanya. Kujilat dan kuciumi vaginanya. Kepalaku dijepit oleh kedua pahanya yang putih mulus dan padat.

Nyaman sekali pikirku. “aahh, Kak… Elsa mau pipiss…” erangnya sambil meremas pundakku. “Keluarin aja. Jangan ditahan”, kataku. Baru selesai ngomong, dari vaginanya terpancar air yang lumayan banyak. Bahkan penisku sempat terguyur oleh pipisnya.

Wah nikmat sekali jeritku dalam hati. Hangat. Setelah selesai, kuajak Elsa kembali ke tempat tidur. Kulihat Cristi dan Agnes sedang asyik berciuman sambil tangan keduanya memainkan vaginanya masing-masing.

Sementara di sprei terlihat ada banyak cairan. Rupanya keduanya sudah sempat ejakulasi. Karena Cristi adalah pacarku, maka ia yang dapat kesempatan pertama untuk merasakan penisku. Kusuruh Cristi nungging.

“Sayang, Cristi udah lama nunggu saat-saat ini”, katanya sambil mengambil posisi nungging. Setelah sebelumnya sempat mencium bibirku dan kemudian mengecup penisku dengan mesra. Tanpa berlama-lama lagi, kuarahkan penisku ke vaginanya yang sedikit membuka. Lalu mulai kumasukkan sedikit demi sedikit.

Vaginanya masih sangat sempit. Tapi tetap kupaksakan. Dengan hentakan, kutekan penisku agar lebih masuk ke dalam. “Aachk! Sayang, sa… sakit! aahhck… ahhck…” Cristi mengerang tetapi aku tak peduli. Penisku terus kuhunjamkan.

Sehingga akhirnya penisku seluruhnya masuk ke dalam vaginanya. Kuistirahatkan penisku sebentar. Kurasakan vaginanya berdenyut-denyut. Membuatku ingin beraksi lagi. Kumulai lagi kocokan penisku di dalam vaginanya yang basah sehingga memudahkan penisku untuk bergerak.

Kutarik penisku dengan perlahan-lahan membuatnya menggeliat dalam kenikmatan yang belum pernah dia rasakan sebelumnya. Makin kupercepat kocokanku. Tiba-tiba tubuh Cristi menggeliat dengan liar dan mengerang dengan keras.

Kemudian tubuhnya kembali melemas dengan nafas yang memburu. Kurasakan penisku bagai disemprot oleh air hangat. Rupanya Cristi sudah ejakulasi. Kucabut penisku dari vaginanya. Terlihat ada cairan yang menetes dari vaginanya.

“Kok ada darahnya sayang?” tanya Cristi terkejut ketika melihat ke vaginanya. “Kan baru pertama kali”, balas Cristi mesra. “Udah, nggak apa-apa. Yang penting nikmat kan sayang?” kataku menenangkannya sambil mengeluskan penisku ke mulut Elsa.

Cristi cuma tersenyum dan setelah kucium bibirnya, aku pindah ke Elsa. Sambil mengambil posisi mengangkang di atasnya, kudekatkan penisku ke mulutnya. Kusuruh mengulum sebentar. Lalu kuletakkan penisku di antara belahan payudaranya. Kemudian kudekatkan kedua payudaranya sehingga menjepit penisku.

Begitu penisku terjepit oleh payudaranya, kurasakan kehangatan. “Ooh… Elsa, hangat sekali. Seperti vagina”, kataku sambil memaju-mundurkan pinggulku. Elsa tertawa kegelian. Tapi sebentar kemudian yang terdengar dari mulutnya hanyalah desahan kenikmatan.

Setelah beberapa saat mengocok penisku dengan payudaranya, kutarik penisku dan kuarahkan ke mulut bawahnya. “Dimasukin sekarang ya?” kataku sambil mengusapkan penisku ke bibir kewanitaannya. Kusuruh Elsa lebih mengangkang.

Kupegang penisku dan kemudian kumasukkan ke dalam kewanitaannya. Dibanding Cristi, vagina Elsa lebih mudah dimasuki karena lebih lebar. Kedua jarinya membuka kewanitaannya agar lebih gampang dimasuki.

Sama seperti kakaknya, Elsa sempat mengerang kesakitan. Tapi tampaknya tidak begitu dipedulikannnya. Kenikmatan hubungan seks yang belum pernah dia rasakan mengalahkan perasaan apapun yang dia rasakan saat itu. Kupercepat kocokanku..

“Aahh… aahh… aacchk… Kak terus Kak… ahh… ahh… mmh… aahh… Elsa udah mau ke… keluar.” Mendengar itu, semakin dalam kutanamkan penisku dan semakin kupercepat kocokanku.
“Aahh… Kak… Elsa keluar! mmh… aahh… ahh…” Segera kucabut penisku. Dan kemudian dari bibir kemaluannya mengalir cairan yang sangat banyak. “Elsa, nikmat khan?” tanyaku sambil menyuruh Agnes mendekat.

“Enak sekali Kak. Elsa belum pernah ngerasain yang kayak gitu. Boleh kan Elsa ngerasain lagi?” tanyanya dengan mata yang sayu dan senyum yang tersungging di bibirnya. Aku mengangguk. Dengan gerakan lamban, Elsa pindah mendekati Cristi.

Yang kemudian disambut dengan ciuman mesra oleh Cristi. “Nah, sekarang giliran kamu”, kataku sambil merangkul pundak Agnes. Kemudian, untuk merangsangnya kembali, kurendahkan tubuhku dan kumainkan payudaranya.

Bisa kudengar jantungnya berdegup dengan keras. “Agnes jangan tegang ya. Rileks aja”, bujukku sambil membelai-belai vaginanya yang mulai basah. Agnes cuma mengangguk lemah. Kubaringkan tubuhku. Kubimbing Agnes agar duduk di atasku.

Setelah itu kuminta mendekatkan vaginanya ke mulutku. Setelah dekat, segera kucium dan kujilati dengan penuh nafsu. Kusuruh tangannya mengocok penisku. Beberapa saat kemudian, “Kak… aahh… ada yang… mau… keluar dari memek Agnes… aahh… ahh”, erangnya sambil menggeliat-geliat. “Jangan ditahan Agnes.

Keluarin aja”, kataku sambil meringis kesakitan. Soalnya tangannya meremas penisku keras sekali. Baru saja aku selesai ngomong, vaginanya mengalir cairan hangat. “Aahh… aachk… nikmat sekali Kak… nikmat…” jerit Agnes dengan tangan meremas-remas payudaranya sendiri.

Setelah kujilati vaginanya, kusuruh dia jongkok di atas penisku. Begitu jongkok, kuangkat pinggulku sehingga kepala penisku menempel dengan bibir vaginanya. Kubuka vaginanya dengan jari-jariku, dan kusuruh dia turun sedikit-sedikit.

Vaginanya sempit sekali. Maklum, masih anak-anak. Penisku mulai masuk sedikit-sedikit. Agnes mengerang menahan sakit. Kulihat darah mengalir sedikit dari vaginanya. Rupanya selaput daranya sudah berhasil kutembus. Setelah setengah dari penisku masuk, kutekan pinggulnya dengan keras sehingga akhirnya penisku masuk semua ke vaginanya.

Hentakan yang cukup keras tadi membuat Agnes menjerit kesakitan. Untuk mengurangi rasa sakitnya, kuraba payudaranya dan kuremas-remas dengan lembut. Setelah Agnes merasa nikmat, baru kuteruskan mengocok vaginanya.
Lama-kelamaan Agnes mulai menikmati kocokanku. Kunaik-turunkan tubuhnya sehingga penisku makin dalam menghunjam ke dalam vaginanya yang semakin basah. Kubimbing tubuhnya agar naik turun.

“Aahh… aahh… aachk… Kak… Agnes… mau keluar… lagi”, katanya sambil terengah-engah. Selesai berbicara, penisku kembali disiram dengan cairan hangat. Bahkan lebih hangat dari kedua kakaknya. Begitu selesai ejakulasi, Agnes terkulai lemas dan memelukku.

Kuangkat wajahnya, kubelai rambutnya dan kulumat bibirnya dengan mesra. Setelah kududukkan Agnes di sebelahku, kupanggil kedua kakaknya agar mendekat. Kemudian aku berdiri dan mendekatkan penisku ke muka mereka bertiga.

Kukocok penisku dengan tanganku. Aku sudah tidak tahan lagi. Mereka secara bergantian mengulum penisku. Membantuku mengeluarkan air mani yang sejak tadi kutahan. Makin lama semakin cepat. Dan akhirnya, crooottt… croott… creet… creet! Air maniku memancar banyak sekali.
Membasahi wajah kakak beradik itu. Kukocok penisku lebih cepat lagi agar keluar lebih banyak. Setelah air maniku tidak keluar lagi, ketiganya tanpa disuruh menjilati air mani yang masih menetes. Lalu kemudian menjilati wajah mereka sendiri bergantian.

Setelah selesai, kubaringkan diriku, dan ketiganya kemudian merangkulku. Agnes di kananku, Elsa di samping kiriku, sedangkan Cristi tiduran di tubuhku sambil mencium bibirku. Kami berempat akhirnya tertidur kecapaian.
Apalagi aku, sepanjang pengalamanku berhubungan seks, belum pernah aku merasakan yang senikmat ini. Dengan tiga orang gadis, adik kakak, masih perawan pula semuanya.

Share:

Minggu, 03 Mei 2020

Anti Kesal, Ini 6 Tips Cerdas Hadapi Orang yang Suka Pamer Kebaikannya

Sifat manusia yang beragam di dunia ini memungkinkan kita bertemu dengan orang-orang yang suka pamer. Memang sih, orang jenis ini pasti akan berusaha kita hindari karena sangat mengesalkan. Namun, bagaimanapun juga ada beberapa orang yang gak bisa kita hindari dengan mudah karena berbagai alasan, entah karena dia adalah atasan kita, anggota keluarga kita, tetangga kita, dan lain sebagainya.

Nah, daripada memendam kekesalan dan jadi berpengaruh pada mood kita, menghadapi orang suka pamer memerlukan trik khusus nih. Yuk coba enam triknya berikut ini. 

1. Dengarkan aja saat dia sedang memamerkan kebaikannya
Suka pamer kebaikan adalah sesuatu yang gak seharusnya kita lakukan. Jika berhadapan dengan orang seperti ini, kita juga gak dianjurkan untuk melontarkan kata-kata gak sopan yang akan menyakiti hatinya. Jadi, lebih bijak kalau kita mendengarkan aja apapun yang dia katakan. Anggap aja kita sedang beramal dengan membuat dia senang. 

2. Tanyakan pendapatnya soal kebaikannya tersebut
Kamu juga boleh banget untuk bertanya lebih lanjut tentang kebaikannya itu. Bagaimana dia memandang dirinya dan apa sikapnya jika mendapat perlakuan serupa dari orang lain. Meskipun jawabannya sudah pasti berupa narsistik yang gak terelakkan, namun apa salahnya melihat sudut pandangnya soal hal ini kan?

3. Ajak dia berdiskusi tentang pengertian pamer dan dampak buruknya
Di lain kesempatan ketika dia gak sedang membahas kebaikannya, kamu juga bisa mengajaknya berdiskusi ringan tentang makna dan definisi pamer tersebut. Siapa tau dengan begini dia akan menyadari bahwa selama ini dia sudah terlalu pamer dan akan merasakan dampak buruk dari kebiasaan pamernya tersebut. 

4. Lihat responnya ketika kamu menceritakan kebaikan lebih banyak yang dilakukan orang lain
Meladeni orang yang suka pamer memerlukan energi lebih karena kesabaranmu pasti akan diuji. Coba lihat responnya ketika kamu menceritakan tentang kebaikan orang lain yang jauh lebih banyak dibanding kebaikan yang dia lakukan. Berdoalah semoga ini bisa menyadarkannya bahwa di atas langit masih ada langit.

5. Puji lah kebaikannya namun katakan alangkah lebih baik jika dia menyimpannya untuk diri sendiri
Orang yang senang menceritakan kebaikan yang sudah dia lakukan pasti akan mengharapkan pujian. Maka, berikanlah apa yang dia inginkan tersebut. Tapi ingat, kamu juga perlu menegaskan padanya bahwa alangkah lebih baik jika kebaikan tersebut dia simpan untuk dirinya sendiri karena ini akan bernilai pahala nantinya.

6. Jika sudah berlebihan, menasehatinya dengan cara baik-baik juga perlu kamu lakukan
Ketika sudah berlebihan dan trik-trik tersirat gak mampu dipahami dengan baik olehnya, satu-satunya jalan yang bisa kamu lakukan adalah dengan menasihatinya secara langsung. Gunakan cara sopan dan baik-baik agar dia gak tersinggung. Jangan sampai niat baikmu malah membuat konflik yang gak perlu di antara kalian. 
Orang yang suka pamer kebaikan biasanya hanyalah memerlukan pengakuan dari orang sekitarnya. Dia merasa apa yang dia lakukan perlu diketahui orang banyak agar mendapat pujian. Jadi, trik cerdas seperti di atas, perlu untuk kamu praktikan dalam menghadapi orang seperti ini. Bersedia gak?
Share:

Sabtu, 02 Mei 2020

5 Penyesalan yang Akan Dirasa Saat Terlalu Cepat Pilih Pasangan Hidup

5 Penyesalan yang Akan Dirasa Saat Terlalu Cepat Pilih Pasangan Hidup
Menikah itu bukanlah tentang siapa yang cepat dia akan bahagia bersama pasangan dan kehidupan rumah tangganya. Namun, pernikahan perlu persiapan untuk memulai segalanya dan itu bukan hanya tentang materi, tapi juga kesiapan mental. 

Memilih pasangan itu haruslah teliti dan cukup waktu untuk menjalani hubungan pacaran. Jika kamu terlalu cepat memilih untuk dijadikan pasangan hidup, maka kamu akan menyesal akan lima hal di bawah ini. 

1. Terlalu cepat memilih pasangan hidup, tak menjamin kamu akan bahagia
5 Penyesalan yang Akan Dirasa Saat Terlalu Cepat Pilih Pasangan Hidup
Kamu mungkin akan berpikir, selepas menikah dengan pasangan yang kamu pilih akan berakhir bahagia dan senang-senang saja. Namun, menikah dengan pasangan yang telah kamu pilih dalam waktu yang singkat tidak akan menjamin, apakah kamu akan bahagia atau tidak bahagia? Sebab, kamu belum mengenal dia dengan cukup waktu.

2. Kamu belum mengenal dia lebih jauh
5 Penyesalan yang Akan Dirasa Saat Terlalu Cepat Pilih Pasangan Hidup
Terburu-buru memilih calon pasangan hidup, tidak akan membuatmu mengenal lebih dalam tantang dirinya. Karena, pengenalan dalam waktu pacaran itu butuh setidaknya 8-24 bukan lamanya.

Jika kamu berhasil melewati waktu tersebut bersamanya, maka kamu sudah pasti mengenalnya dengan baik, tentang kekurangan dan kebiasaan buruknya serta kebaikan-kebaikannya juga. 

3. Kedekatan emosional hanyalah sebatas kenal dan cinta sekejap saja
5 Penyesalan yang Akan Dirasa Saat Terlalu Cepat Pilih Pasangan Hidup
Meski kamu dirasa sudah punya kedekatan emosional antara kamu dan dia, percayalah bahwa kedekatan emosional itu hanyalah sebatas rasa cinta sekejap saja.

Ke depannya, kedekatan itu tidak akan lama dirasa. Bahkan, kamu akan merasa, bahwa kamu sedang sendiri menjalani rumah tanggamu. 

4. Berpikir bahwa cinta akan menyelesaikan segalanya bagi permasalahanmu
5 Penyesalan yang Akan Dirasa Saat Terlalu Cepat Pilih Pasangan Hidup
Ketika ada masalah dalam rumah tanggamu dengannya, kamu akan berpikir, bahwa semuanya dapat berubah dengan rasa cinta yang kamu miliki.

Namun, kamu salah, cinta yang kamu miliki bersamanya, bukanlah cinta sejati, karena kamu hanya menjalani hubungan asmara sebentar dengannya. Cinta sejati dibentuk saat kamu dan dia sudah punya jalanin asmara yang cukup lama. 

5. Kamu tak akan punya waktu untuk mempersiapkan kehadiran anak
5 Penyesalan yang Akan Dirasa Saat Terlalu Cepat Pilih Pasangan Hidup
Terlalu cepat memilih pasangan dan langsung menikah dengannya, maka kamu tidak akan sempat menyiapkan segala hal dalam rumah tanggamu kelak. Salah satu persiapan adalah tentang anak.

Ketika kamu terlalu cepat memilih pasangan, maka kamu akan menyesal tidak punya waktu yang cukup untuk membicarakan tentang anak bersamanya. 

Nah, itulah lima penyesalan yang akan dirasakan saat kamu terlalu cepat memilih pasangan hidup. Jangan sampai kamu merasakan kelima hal di atas. Oleh karena itu, selektiflah dalam memilih pasangan, terutama soal waktu.

Share:

Kamis, 30 April 2020

Atasi Susah Tidur Akibat Stres Selama Pandemi COVID-19 dengan 4 Cara Ini

Atasi Susah Tidur Akibat Stres Selama Pandemi COVID-19 dengan 4 Cara Ini
Menjalani karantina di rumah saat wabah COVID-19 memang tidak semudah kedengarannya. Tidak sedikit orang yang melaporkan stres yang menyebabkan susah tidur selama pandemi berlangsung. Mengapa kondisi ini bisa terjadi dan bagaimana mengatasinya?

Fenomena susah tidur selama pandemi COVID-19
insomnia
Tidur larut malam memang merupakan gangguan tidur yang paling sering manusia alami. Entah itu karena pekerjaan, terlalu asyik menonton film, atau memang memiliki masalah terhadap jam tidur.

khir-akhir ini, isu susah tidur ternyata dialami oleh kebanyakan orang yang menjalani karantina di rumah selama pandemi COVID-19. 

Wabah COVID-19 kini telah menyebabkan lebih dari dua juta kasus dan ratusan orang meninggal dunia. Berita-berita tentang coronavirus pun tidak sedikit berisi konten negatif yang mengkhawatirkan sejumlah pihak, terutama kelompok berisiko. 

Demi menekan angka penyebaran kasus, pemerintah hampir setiap negara membatasi pergerakan warganya dan mengimbau untuk menerapkan physical distancing.

Bahkan, tidak hanya kesehatan tubuh, efek COVID-19 juga berpengaruh besar pada sektor ekonomi yang membuat banyak orang kehilangan pekerjaannya.

Wajar bila hal ini membuat masyarakat semakin stres dan khawatir hingga mengakibatkan susah tidur selama pandemi COVID-19. Dilansir dari UC Chicago Medicine, kondisi ini juga disebabkan oleh penerimaan informasi yang berlebihan hingga membuat pikiran stres. Akibatnya, respon sistem rangsangan tubuh meningkat hingga memicu insomnia. 

Terlebih lagi, kebanyakan orang menghabiskan waktu selama karantina dengan melihat layar ponsel mereka. Entah itu untuk bekerja, belajar, atau mendapatkan berita terbaru.

Cahaya dari layar ponsel ternyata bisa membuat otak berhenti untuk memproduksi hormon melatonin, sehingga Anda pun kesulitan tidur.

Bagi beberapa orang mungkin terbiasa bekerja di rumah. Namun, hal ini tidak berlaku bagi mereka yang menjalani rutinitas harian dengan pergi ke kantor. Hilangnya rutinitas tersebut membuat waktu bangun dan tidur menjadi tidak konsisten. 

Akibatnya, mood menjadi jelek, motivasi, dan energi pun menurun yang ternyata bisa menyebabkan seseorang tidur siang terlalu lama. Tentu saja tidur siang terlalu lama bisa mengganggu jadwal tidur malam Anda, bukan?

Pentingnya tidur cukup selama pandemi
mendinginkan ruangan yang panas agar mudah tidur
Sudah bukan rahasia umum lagi akibat dari susah tidur dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, terutama selama pandemi COVID-19. Padahal mendapat tidur yang cukup sama pentingnya dengan rutin berolahraga dan mendapatkan nutrisi yang cukup untuk menghadapi COVID-19.

Akibat dari kurang tidur dapat membuat pikiran menjadi mudah stres dan mungkin memutuskan hal-hal yang tidak masuk akal. Anda mungkin menjadi lebih mudah marah hingga memberikan dampak pada hubungan dengan orang lain, termasuk keluarga, teman, dan pasangan. 

Kondisi ini juga berpengaruh terhadap kesehatan fisik Anda, terutama sistem kekebalan tubuh yang penting dalam melawan penyakit pernapasan ini. Hal ini dikarenakan tidur membantu tubuh melawan infeksi. Apabila tidak mendapatkan kualitas yang baik, respons kekebalan tubuh akan terganggu.

Oleh karena itu, susah tidur harus segera diatasi, terutama ketika menjalani karantina di rumah selama pandemi COVID-19. 

Tips mengatasi susah tidur selama pandemi
Upaya mencegah COVID-19 tidak hanya sebatas menggunakan masker dan mencuci tangan menggunakan sabun serta air yang mengalir. Anda perlu membuat tubuh tetap sehat agar sistem kekebalan mampu menangkal penyakit. 

Susah tidur selama pandemi memang bisa menjadi salah satu faktor yang membuat tubuh tidak fit dan mungkin meningkatkan risiko terkena penyakit. Agar hal ini tidak terjadi pada Anda, ada beberapa cara untuk mendapatkan tidur yang cukup meskipun sedang menjalani karantina di rumah. 

1. Membuat jadwal tidur
tips menjaga pola tidur saat puasa
Salah satu cara mengatasi susah tidur selama pandemi adalah dengan membuat jadwal tidur. Kebanyakan orang mungkin merasakan hal-hal yang sangat berbeda ketika menjalani karantina dan mengharuskan mereka bekerja di rumah.

Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang diberhentikan dari pekerjaan yang tentu memengaruhi kesehatan mental. 

Sebenarnya, satu hal yang perlu Anda ingat dan perhatian adalah menjaga kehidupan Anda sedekat mungkin dengan rutinitas yang biasa dijalani. Mulai dari mandi sebelum bekerja hingga waktu tidur saat kehidupan normal. 

Cobalah untuk mencari tahu kebutuhan tidur Anda dengan bereksperimen dalam jumlah yang berbeda. Lalu, usahakan untuk memprioritaskan jam tidur yang menurut Anda paling baik, entah itu 6 atau 9 jam, semuanya sesuai dengan kebutuhan masing-masing. 

Bekerja dan menjalani karantina di rumah selama pandemi seharusnya tidak mengharuskan Anda untuk beraktivitas hingga larut malam dan membuat susah tidur. Maka itu, cobalah untuk memanfaatkan hal ini sebaik-baiknya untuk memperbaiki kualitas tidur Anda. 

2. Mengatur asupan berita harian
FOMO adalah
Salah satu penyebab mengapa Anda stres hingga membuat susah tidur selama pandemi adalah mengisi waktu dengan terlalu banyak membaca berita. 

Tidak membaca berita akan membuat Anda ketinggalan informasi, terutama soal pandemi yang telah mewabah di seluruh dunia ini. Namun, tidak ada salahnya untuk membatasi paparan berita, terutama hal-hal yang berisi konten negatif dan dapat merusak suasana hati. 

Berikut ini ada beberapa tips yang bisa membantu Anda dalam mengatur asupan berita harian. 
  • membandingkan berapa kali sehari memeriksa ponsel dengan durasi baca berita
  • mulai mencari berita positif dan membatasi berita berisi konten negatif
  • mengurangi baca berita sebelum tidur
  • membaca berita berisi fakta, bukan gosip atau konten yang belum tentu benar
3. Mengurangi penggunaan ponsel sebelum tidur
Susah tidur selama pandemi COVID-19 juga bisa disebabkan oleh terlalu seringnya memainkan ponsel tepat sebelum tidur, terutama dalam penerangan yang kurang.

Dengan membatasi baca berita ternyata juga berpengaruh terhadap penggunaan ponsel sebelum tidur.

Terlebih lagi Anda mungkin merasa bosan ketika menjalani karantina, sehingga satu-satunya penyelamat adalah komunikasi bersama teman dan permainan di ponsel. Padahal menatap layar ponsel sepanjang hari hanya akan membuat kualitas tidur Anda lebih jelek. 

Cobalah untuk mengganti kebiasaan tersebut dengan membaca buku atau mendengarkan lagu yang membantu Anda tertidur lebih nyenyak. 

4. Membatasi durasi tidur siang
siang tidur malam begadang
Tidak terlalu banyak kegiatan saat bekerja dari rumah membuat kebanyakan orang tergoda untuk menghabiskan waktu mereka dengan tidur siang. Akibatnya, susah tidur selama pandemi COVID-19 pun tidak terelakkan. 

Oleh karena itu, Anda mungkin bisa mulai membatasi durasi tidur siang. Normalnya, tidur siang yang baik dapat berlangsung sekitar 30 menit sampai satu jam dan dilakukan sebelum jam 2 siang. 

Apabila Anda termasuk orang yang mengalami masalah tidur sebelum pandemi ini terjadi, usahakan untuk tidak tidur siang agar pada malam hari bisa beristirahat. 

Sebenarnya, mengatasi susah tidur selama pandemi tidak jauh berbeda dengan cara mendapatkan tidur yang berkualitas. Keempat cara di atas pun perlu diimbangi dengan menerapkan gaya hidup sehat, seperti berolahraga dan konsumsi makanan sehat agar tidak stres.
Share:
^^SELAMAT DATANG DI SITUS UPDATE TERUS, NIKMATI BERITA WAWASAN, HIBURAN, GAME, CERITA SEX DAN BANYAK LAGI YANG LAINNYA, SEMOGA KALIAN SEMUA BISA TERHIBUR DAN MENIKMATINYA ^^

LIST DAFTAR JUDI ONLINE IDN PKV & BOLA

AGEN JUDI ONLINE IDNPLAY, POKER V DAN CASINO TERPERCAYA

WEBSITE DEPOSIT WITHDRAW LINK
INDOWIN99 Min 25.000 Min 50.000 LINK
MASTERPOKER99 Min 25.000 Min 50.000 LINK
INDOWINBOLA Min 25.000 Min 50.000 LINK
INDOWINPOKER Min 10.000 Min 25.000 LINK

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.